Jenis-jenis Racking System (Sistem Rak) dalam dunia Warehouse (pergudangan)

29 Oct 2026, 17:09 • Admin • 18 views
Jenis-jenis Racking System (Sistem Rak) dalam dunia Warehouse (pergudangan)
Dalam dunia pergudangan (warehouse), sistem penyimpanan atau racking system sangat penting untuk mengoptimalkan ruang, mempercepat proses retrieval (pengambilan barang), dan menjaga keamanan barang.

Jenis-Jenis Racking System dalam Pergudangan

Racking system adalah sistem rak yang digunakan untuk menyimpan barang di gudang secara terstruktur agar kapasitas ruang optimal, barang mudah ditemukan, dan proses penyimpanan maupun pengambilan barang lebih efisien.

Secara umum, terdapat 10 jenis racking system yang umum digunakan dalam pergudangan, mulai dari rak palet konvensional hingga sistem penyimpanan otomatis.

1. Jenis racking system berdasarkan desain

1. Selective Pallet Racking

Sistem rak palet yang memberikan akses langsung ke setiap posisi palet.Pallet Racking (selective system) - Interlake Mecalux

  • Kelebihan: fleksibel dan mudah mengakses berbagai SKU.

  • Kekurangan: membutuhkan banyak lorong.

  • Penggunaan: gudang distribusi, FMCG, dan manufaktur.

 

2. Double Deep Racking

Pallet Racking (selective system) - Interlake Mecalux

Rak palet dengan dua posisi penyimpanan ke arah kedalaman.

  • Kelebihan: kapasitas lebih besar daripada selective racking.

  • Kekurangan: akses palet belakang lebih sulit.

  • Penggunaan: gudang dengan jumlah palet per SKU cukup banyak.

 

3. Drive-In Racking

Drive-In Pallet Racking for Space | OSPR

Forklift masuk ke jalur di dalam struktur rak untuk menyimpan dan mengambil palet.

  • Kelebihan: kepadatan penyimpanan tinggi.

  • Kekurangan: akses palet individual terbatas.

  • Penggunaan: produk homogen dalam jumlah besar; umumnya menggunakan prinsip LIFO.

 

4. Pallet Flow Racking

Pallet Flow Racking | First-In, First-Out Dynamic Storage | Bulldog Rack Company

Memanfaatkan roller miring dan gravitasi untuk mengalirkan palet dari sisi pengisian ke sisi pengambilan.

  • Kelebihan: mendukung aliran stok FIFO.

  • Kekurangan: biaya investasi dan pemeliharaan relatif tinggi.

  • Penggunaan: makanan, minuman, dan produk dengan perputaran tinggi.

 

5. Push Back Racking (Roller Push Back Rack)

Push-Back Pallet Racking - Mecalux.com

Palet ditempatkan pada rel atau troli yang terdorong ke belakang ketika palet baru dimasukkan.

  • Kelebihan: menghemat ruang dan meningkatkan kepadatan penyimpanan.

  • Kekurangan: umumnya menerapkan LIFO.

  • Penggunaan: gudang dengan beberapa palet untuk setiap SKU.

 

6. Radio Shuttle Racking

Pallet Shuttle - Mecalux.com.tr

Menggunakan kendaraan shuttle bermotor untuk memindahkan palet di dalam jalur rak.

  • Kelebihan: mengurangi kebutuhan forklift masuk ke jalur rak.

  • Kekurangan: memerlukan investasi dan pemeliharaan sistem otomatis.

  • Penggunaan: gudang berkapasitas besar dan penyimpanan padat.

 

7. Mobile Racking

Mobile Racking System for Pallets | SSI SCHAEFER

Rak dipasang pada basis bergerak di atas rel sehingga lorong akses dapat dibuka sesuai kebutuhan.

  • Kelebihan: memaksimalkan pemanfaatan ruang lantai.

  • Kekurangan: akses ke beberapa lorong secara bersamaan terbatas.

  • Penggunaan: gudang dengan ruang terbatas dan kebutuhan kapasitas tinggi.

 

8. Carton Flow Racking

China Carton Flow Rackings Manufacturers, Suppliers, Factory - Made in China - Ouman

Menggunakan roller atau roda untuk mengalirkan karton dari sisi pengisian menuju sisi picking.

  • Kelebihan: mempercepat pengambilan barang dan mendukung FIFO.

  • Kekurangan: dimensi serta berat karton harus sesuai dengan jalur.

  • Penggunaan: e-commerce, retail, dan gudang suku cadang.

 

9. Longspan Shelving

Longspan M7 | Picking | www.mecalux.co.za

Rak bertingkat untuk barang yang umumnya disimpan dan diambil secara manual.

  • Kelebihan: fleksibel dan cocok untuk berbagai ukuran barang.

  • Kekurangan: kapasitas beban harus disesuaikan dengan spesifikasi rak.

  • Penggunaan: suku cadang, kardus, komponen, dan perlengkapan gudang.

 

10. Cantilever Racking

News - How cantilever pallet racking improves storage efficiency for long and bulky items

Menggunakan lengan penyangga tanpa tiang depan yang menghalangi akses barang panjang.

  • Kelebihan: memudahkan penyimpanan barang panjang dan tidak beraturan.

  • Kekurangan: memerlukan perhitungan beban lengan dan kestabilan struktur.

  • Penggunaan: pipa, kayu, baja profil, dan aluminium.

 

 

11. ASRS (Automated Storage and Retrieval System)

Sistem penyimpanan dan pengambilan barang menggunakan mesin otomatis, seperti stacker crane atau shuttle, yang dikendalikan sistem kontrol.

  • Mengurangi aktivitas penyimpanan manual.Automatische Lagersysteme | Jungheinrich Automatiklager

  • Memanfaatkan ruang vertikal secara optimal.

  • Cocok untuk warehouse dengan volume transaksi tinggi dan kebutuhan akurasi tinggi.

 

 

12. Mini-Load ASRS

Sistem ASRS untuk kontainer, tote, tray, atauMini Load ASRS Systems for Totes and Cartons | Cisco-Eagle boks berukuran relatif kecil.

  • Cocok untuk suku cadang, komponen elektronik, dan barang kecil.

  • Dapat terintegrasi dengan conveyor dan workstation picking.

 

 

 

2. Tabel Perbandingan Racking System

Jenis

Kepadatan

Akses barang

Tingkat otomatisasi umum

Selective

Sedang

Sangat mudah

Manual

Double Deep

Sedang–tinggi

Sedang

Manual

Drive-In

Tinggi

Terbatas

Manual

Drive-Through

Tinggi

Terbatas–sedang

Manual

Push Back

Tinggi

Sedang

Mekanis

Pallet Flow

Tinggi

Terpisah per sisi

Gravitasi

Radio Shuttle

Tinggi

Berdasarkan jalur

Semi-otomatis

Mobile

Sangat tinggi

Lorong dibuka sesuai kebutuhan

Bermotor atau mekanis

Cantilever

Bergantung desain

Mudah untuk barang panjang

Manual

Longspan

Rendah–sedang

Mudah untuk picking manual

Manual

Carton Flow

Tinggi untuk karton

Mudah

Gravitasi

ASRS

Tinggi–sangat tinggi

Melalui sistem otomatis

Otomatis

Mini-Load ASRS

Tinggi untuk barang kecil

Melalui sistem otomatis

Otomatis

 

 

3. Bagaimana menentukan racking system yang tepat?

  • Warehouse dengan banyak SKU: Selective pallet racking.

  • Warehouse dengan kapasitas palet tinggi: Drive-in atau radio shuttle.

  • Warehouse dengan kebutuhan FIFO: Pallet flow atau carton flow.

  • Warehouse dengan keterbatasan ruang: Roller Push Back rack, Mobile racking atau ASRS.

  • Warehouse dengan barang panjang: Cantilever racking.

  • Warehouse dengan barang kecil dan kebutuhan picking cepat: Longspan shelving atau Mini-Load ASRS.

Kesimpulan: Jika dikelompokkan berdasarkan tingkat otomatisasi, sistem pergudangan dapat dimulai dari shelving manual, selective rack dengan forklift, high-density racking, semi-otomatis seperti radio shuttle, hingga ASRS. Pemilihan terbaik bergantung pada jumlah SKU, kapasitas palet, kecepatan pergerakan barang, tinggi gudang, dan anggaran investasi.